Senin, 14 Juni 2021

Koleksi Tanaman Hias



Bismillah, untuk mengawali menulis kembali di blog  setelah satu bulan absen,  pagi dini hari  ingin menulis tentang Tanaman Hias. Dikatakan ikut-ikutan sih iya, asal positif saja mengapa tidak? Okay...kembali lagi ke laptop..

Sengaja salah satu koleksi tanaman hias yang bernama Keladi Neon ini (menurut mbah google) saya letakkan di rumah. Di atas  pagar rumah lantai dua, yang merupakan lalu lintas ketika turun naik tangga. Tanaman ini adalah hasil dari barter dengan alumni murid TK saya, namun juga masih saudara. Anak laki-laki yang lumayan aktif geraknya saat di TK. Agak heran juga melihat ia suka dengan tanaman hias. Setiap pulang tarawih saya senang melihat-lihat hasil tanamnya yang diletakkan di depan rumahnya. Awalnya kecil sekali, kira-kira tingginya baru sepuluh cm. Waktu itu diberikan menjelang berbuka, jadi agak bingung juga menyimpannya, dan berhati-hati, khawatir putus dan sebagainya, karena masih lama pulang ke rumah. Masih sholat tarawih dan tadarrus. 

Subhanallah..saya memang dari dahulu suka dengan bunga-bunga atau tanaman hias. Seperti bapak saya. Saya amati tanaman keladi neon ini kok hanya 3 tangkai daunnya. Allahu Akbar, Allah Yang Maha Menciptakan, daunnya menjadi berbeda. Yang agak kuning di tengah itu apakah yang akan layu?dan akan tergantikan lagi? Begitu terus , saya amati hanya tiga tangkai. Yang awalnya sama berwarna kehijauan, kemudian ada yang menjadi keunguan dan kekuningan. Coba akan saya amati lagi, akankah berganti kuning yang akhirnya layu? Lalu tergantikan kembali?

Hanya Engkau Ya Allah yang Maha Mengetahui...

Selasa, 140621 01:06 WIB
 

Kamis, 29 April 2021

Ahad ta'ziah

 



#13 R 1442

Ahad, 250421

Maafkan kami bu Sulaiman, baru hari ini bisa ta'ziah. 

Setelah beberapa kali janjian dengan teman-teman alumni ketua Himpaudi Kecamatan, akhirnya hari ini diputuskan untuk ta'ziah ke Trucuk. Jam delapan pagi kami mulai start, namun molor, karena khususnya saya baru pulang dari rumah ibuk saya. Alhamdulillah, saya rencanakan terlaksana, dari malam Ahad, menyapu, mengepel dan terakhir menguras kamar mandi. Merasa bersyukur bisa terlaksana.

Ada WAG memang memudahkan untuk koordinasi, Alhamdulillah perjalanan berangkat dan pulang diberi keselamatan. Oya, saya lanjut ke KDS, request dari anak sholih kami. 


Semangat Terus Unruk mendapat Ilmu

 





#catatan 12 R

(Sabtu, 240421)

Alhamdulillah, semoga terus semangat untuk mendapatkan ilmu. Melalui nobar atau secara langsung. Hari ini adalah tindak lanjut dari pertemuan di SK/Sekolah Koordinator di KBIT Al Hikmah Gayam. Sebagai sekolah mitra, kami mengirim dua guru mewakili KB dan TK untuk ke Gayam, sedangkan yang lainnya nobar di lembaga sendiri. Giliran pertama ustadzah Ima dan ust Ina. Materi pertama dengan narsum Ibu Ratna Megawangi.


HARLAH FATAYAT NU ke 71




# catatan 11 R

Jumat, 230421

Kegiatan yang lumayan mendadak dangdut juga instruksinya, Alhamdulillah terlaksana. Musyawarah melalui WAG pengurus Fatayat Ranting Banjarjo, syukurlah lumayan aktif juga. Dari menentukan jenis makanan dan data ibu hamil. 


Malam Jumat Bukber di rumah Ayi

 



# 10 R 1442

Kamis, 220421


Masih membersamai ayi di maljum. yasin dan tahlil setelah sholat tarawih. hari ini kami membawa ikan bakar, karena sekaligus ingin mewujudkan keinginan simbah lauk ikan bakar, meskipun sebulan sekali kata beliau. 

Hanya sedikit yang hadir, karena memang suasana Ramadhan, setelah tarawih sudah lelah dan ingin segera istirahat.

Kartini's Day











# catatan 9 R

Rabu, 210421)


Ada surat edaran dari Bupati kami untuk mengenakan kebaya sejak tanggal 19 s.d 23 April 2021. Twibbonize pun bertebaran. sekarang tidak akan ketinggalan aplikasi twibbonize ini. makanya HP sering full karena kiriman twibbonize dari WAG.  Hehe..pernah iseng-iseng membuat pantun tentang twibbonize 


Alhamdulillah kami terus melakukan rutinitas tadarus. Dengan berkebaya tidak menghalangi para kaum wanita untuk beraktivitas apa saja. 

saya ternyata juga pernah membuat puisi di hari Kartini, sewaktu masih kuliah /tahun 90 an 

TRAGEDI KARTINI

Gulir waktu itu

Bersama desakan kalbu

Semakin menjadi tak menentu

        Engkau tanamkan butir-butir suci

         Dari perjalanan yang penuh arti

        Dari perjuangan tanpa imbal diri

Suatu pergolakan kaum hawa

Dengan serentetan cita-cita

Untuk menuju kesejajaran insan yang dicipta

          Namun...

           Terlepas jauh dari tujuan suci

         Berubah semua gambaran diri

         Hanya karena jiwa terkotori

         Makna kejahiliahan, kebodohan, menuju ketrerangan

         makna habis gelap terbitlah terang

        pudar bersama bergulirnya waktu


Alhamdulillah lumayan bagus juga puisi saya ya, hehe...tapi yang satu bait terakhir kok begitu ya...mosok pudar bersama gulirnya waktu?

oya, maaf kami di sekolah juga tetap bertadarus meskipun berkebaya, dan tak lupa pokoke ada dokumnetasinya




Khotmil Qur'an di rumah Ayi




# catatan 8 R

(Selasa, 200421)

Allhamdulillah, 100 harinya bapak mertua (kakung) berjalan baik dan lancar. Diawali khotmil Qur'an dari jam 14.15 sampai 16.30 an oleh ustadz ustadzah TPA-TK danSDIT An Nuur. Dilanjutkan buka bersama dengan para undangan dari tetangga dan sanak saudara. Acara ini dijamak dengan acara rutin di tiap Ramadhan bersama semua  keluarga ustadz-ah. Bagi bingkisan dan bukber. 


MPLS Ramah

  Bismillah.... Menyambut Generasi Rabbani Pemimpin Masa Depan MPLS Day One Senin, 13 Juli 2026 MPLS TK Islam An Nuur tahun ini memasuki tah...