Semoga Allah meRidloi semua aktivitas kita semua...Aamiin
Senin, 2 November 2020/16 R.Awal 1442
Penjelasan Teknis Kegiatan PUKA (Pelatihan & Uji Kompetensi Asesor ) untuk peserta tahap 3 dan 4 jam 19.00 WIB-selesai
Semoga Allah meRidloi semua aktivitas kita semua...Aamiin
Senin, 2 November 2020/16 R.Awal 1442
Penjelasan Teknis Kegiatan PUKA (Pelatihan & Uji Kompetensi Asesor ) untuk peserta tahap 3 dan 4 jam 19.00 WIB-selesai
Resume ke -22
" Tulislah
yang menginspirasi dan ada nilai edukatif"
"Tidak ada perkara besar yang bisa diselesaikan dengan tidak disiplin
dan konsisten" (Suparno, S.Pd,M.Pd)
Biodata
Nama : SUPARNO,
S.Pd.,M.Pd
TTL: Magetan 25 Juli
1966
Alamat: Desa Pojoksari
RT 21 RW 3 Sukomoro Magetan.
Karir, menjadi
Guru 25 th.
Kepala Sekolah
5 tahun
Pensiun insya Allah
2026
Prestasi yang pernah
dicapai;
Lulus terbaik D3 IKIP
Surabaya tingkat jurusan th 89.
Lulus terbaik tingkat
jurusan S1. Universitas Wima
th 1996.
Guru Berprestasi Tingkat
Kabupaten tahun 2011 Juara 2
Narasumber Nasional Guru
Pembelajar 2016 s.d 2018
Jejak Literasi;
1. Perjuangan Hidupku, Telaga ilmu,
2019.
2. Pranatacara lan
Pamedhar Sàbda
3. Potret Desa
Pojoksari
4. Permasalahan BK di
Sekolah.
5. Catatan harian
seorang Kepala Sekolah
6. Catatan Kepala
Sekolah.
Bapak Suparno sebagai
alumni dari gelombang tiga, memilih materi tentang menulis biografi dan
autobiografi adalah dari pengamatan
Beliau dari berbagai materi
yang belum disampaikan oleh narasumber
dalam gelombang 16 ini.
Tentang Menulis Biografi dan Autobiografi
Biografi berasal dari kata biography artinya
riwayat hidup. Sedangkan autobiography
adalah riwayat hidup
yang ditulis sendiri. Autobiography kb. (j. -phies) riwayat hidup yang ditulis
sendiri.
Bapak Suparno
berpendapat, bahwa menulis buku
autobiografi adalah tingkatan
menulis yang paling mudah ,
karena semuanya sudah dialami
atau dilakukan. Jadi menulis
apa yang kita
lakukan, yang kita rasakan, yang
kita pikirkan, yang kita
impikan, dan yang kita hayalkan. Sedangkan menulis novel termasuk
apa yang kita hayalkan atau fiksi, sehingga menulis
fiksi agak sulit karena
tidak dilakukan.
Dalam menulis buku biografi tidak harus hebat dulu, riwayat hidup dari kesederhanaan, kejujuran, keikhlasan , kedisiplinan, pengorbanan bisa diangkat jadi topik yang menginspirasi. Kalau tidak ada yang baca setidaknya murid murid atau anak cucu di kelak kemudian hari
Manfaat menulis
biografi menurut Bapak Suparno
1. Mengabadikan riwayat
hidup kita, sehingga kalau
kita sudah meninggal
anak cucu kita, akan
mengetahui bahwa kakeknya
dulu semasa hidup di dunia
ceritanya begini.
2. Dari pengalaman
yang baik pada diri kita bisa menjadi
pembelajaran bagi orang
orang setelah kita. Sehingga menjadi
ilmu jariah bagi kita.
3. Menjadi motivasi berprestasi
bagi kita, karena suatu
saat ingin menambahkan riwayat hidupnya
menjadi cerita berprestasi
lainnya.
4. Rasanya rugi segudang
prestasi yang anda miliki
kalau tidak dituliskan akan lenyap
ditelan jaman.
5. Menulis buku autobiografi
adalah tingkatan menulis yang paling mudah , karena semuanya sudah
dialami atau dilakukan.
Kriteria buku biografi
yang baik menurut Beliau juga
adalah
1. Buku yang selesai dituliskan
dan diterbitkan.
2. Buku yang ada nilai
edukatif
3. Buku yang
menginspirasi pembaca untuk mengambil keputusan yang
membuat orang
melakukan
terbaik tindakan dan perilakunya
4. Ada prestasi yang menginspirasi
Tips Memulai Menulis Biografi ala Bapak Suparno :
Awali dengan
membaca biografi orang orang ternama,
maka akan terinspirasi
mengenai gaya penulisannya, lay
outnya, dan cerita cerita
apa yang penting dituliskannya.
Minimal membaca dua buku
biografi, lebih banyak lebih baik
sehingga bisa membandingkannya
mana yang lebih disukai.
Cerita Bapak
Suparno saat menulis buku Autoiografinya
Ø
Membaca Buku
“Saya sebelumnya
membaca biografinya pak Chairul
Tanjung Si Anak Singkong. Kemudian
buku teman saya
seorang kepala sekolah judulnya Transformasi Kehidupanku. Bapak Chairul
Tanjung alumni SMP dan
SMA Labschool, sekolah
dimana Omjay mengajar
sekarang, sekolah terbaik saat itu. Chairul Tanjung
termasuk 10 orang terkaya
di Indonesia. Dua buku ini
saya baca tuntas”
Ø Menulis Outline.
"Inilah
contoh outline dari
buku saya yang berjudul Perjuangan Hidupku. Buku
ini setebal 173 halaman. Saya tulis
dalam 1 bulan. Karena semuanya pernah
saya alami, maka tulisannya
mengalir seperti aliran sungai
yang jernih di gunung yang belum
tersentuh tangan jahat manusia."
Ø membuat jadwal menulis
"Misalnya setiap hari saya harus menulis satu judul. Dan kita harus disiplin dan konsisten dengan jadwal itu. Tidak ada perkara besar yang bisa diselesaikan dengan tidak disiplin dan konsisten.
Setelah buku ditulis selanjutnya diedit, jangan lupa mintakan
pendapat teman untuk
diedit ulang. Setelah itu kirimkan
ke penerbit. Pilih penerbit mana
yang menurut penjenengan
bisa mengantarkan buku
anda untuk banyak
dibaca atau dibeli
orang. Cavernya dibuat yang baik
sehingga
"menjual".Tunggu 15
hari buku anda sudah
jadi.
Di
dalam buku autobiografi tidak usah
dicantumkan daftar pustaka,
karena di dalamnya berisi riwayat
pengalaman hidup pribadi. Seperti halnya
novel juga tidak dicantumkan daftar
pustaka. Karena termasuk cerita
fiksi yang terlahir dari
daya imajinasi penulis.
Bapak Suparno, Tentang
Menulis dan Penulis
v menulislah apa yang kau
kuasai, karena yang dikuasai
maka kualitas tulisannya
menjadi lengkap, detail dan
berbobot.
v menulislah yang kau
sukai, karena yang disukai maka
menulis itu merasa enjoy,
senang sehingga kegiatan
itu dilakukan secara
terus menerus sehingga pekerjaan
menulis cepat selesai. Karena yang disukai
maka menulis itu
nelibatkan rasa dalam hati
sehingga bahasanya juga enak
dibaca dirasakan dalam hati pembaca.
v Penulis itu
memang orang hebat,
orang luar biasa. Pemikirannya
pasti melampaui kebanyakan manusia. Penulis itu pengetahuannya mendalam sedalam samudra , memiliki wawasan
yang luas , seluas jagad
raya.
v penulis hebat
pasti memiliki kegemaran
membaca. JK Rowling penulis buku
Harty potter sejak masa
kanak kanak sudah menjadi
kutu buku, karena
difasilitasi oleh orang tuanya. Pada usia 11 tahun sudah menulis buku.
v Penulis itu kadang kadang dianggap
sebagai orang aneh. Kadang
rela bajunya sedikit,
rumahnya sederhana, mobilnya
sederhana, tapi bukunya
banyak.
Bapak Suparno juga menyampaikan
bahwa istri dan anaknya
juga menulis, semoga bisa untuk memotivasi calon penulis di gelombang 16 ini.
Inilah buku tulisan istri
Beliau :
Ini buku novel putra Beliau, pernah difilmkan di sekolahnya dapat juara 2
dan yang berikut adalah buku-buku karya Bapak Suparno :
Alhamdulillah, seperti mendapatkan semangat lagi untuk mewujudkan mimpi saya, yaitu membuat autobiografi. Sudah beberapa tahun berlalu, di mana ada keinginan di saat milad saya, akan menghadiahi diri saya sendiri dengan karya sendiri.
Ada hikmahnya tertunda,
karena memang saya harus dapat ilmunya terlebih dahulu, dan Allah SWT menaqdirkan
melalui kelas menulis ini. Terimakasih bapak Suparno, OmJay dan bu Aam yang
telah memfasilitasi untuk mendapatkan ilmu ini. Teriring do'a jazaakumullah khairan katsiira.
Kamis, 26112020/R. Akhir 1442
Alhamdulillah, satu demi satu semoga terbaca, tertulis dan terpublikasi di blog saya.
Tidak ada kata terlambat untuk melakukan hal yang baik.
Bismillah, melengkapi resume sampai minimal 20. Semoga Allah SWT meRidloi. Aamiin
Alhamdulillah malam ini peserta
Pelatihan Belajar Menulis mendapatkan nutrisi semangat lagi untuk terus menulis
dan akhirnya menerbitkan buku. Disampaikan oleh narasumber yang sudah tidak
asing lagi namanya di group ini, Brian Prassetyawan. Sudah kenal kan? Ya,
meskipun baru kenal lewat dumay atau dunia maya.
Namun malam ini Beliau akan membahas hal-hal yang perlu diperhatikan
saat menyiapkan kumpulan resume untuk menjadi naskah buku. Dengan tujuan menjelaskan
kalau mungkin ada yang masih bertanya-tanya, bagaimana kelanjutan
proses penerbitan buku jika sudah menyelesaikan 20 resume. Apakah harus melalui
penerbit yang ditentukan pelatihan belajar menulis,atau bagaimana ? Lalu
bagaimana menyusun kumpulan resume dalam bentuk format buku ?
Pak Brian Berbagi Cerita tentang
Awal Menulis Buku
Namun sebelum membahas
tentang hal di atas, Pak Brian ingin
sedikit sharing tentang awal mulanya menulis buku
Berawal dari ngeblog
sejak tahun 2009. Namun keinginan untuk membuat buku baru muncul pada akhir
2013. Keinginan tersebut masih ada jejak digitalnya,yang saat itu ingin menerbitkan buku pada 2014.
Bisa dilihat di: https://www.liputan6.com/citizen6/read/782602/resolusi-2014-mencipta-buku-setahun-satu
Pada tahun 2019 pak Brian mulai bangkit lagi karena tidak sengaja menemukan hashtag di Instagram tentang penerbit Indie. Terbukalah dalam benaknya bahwa menerbitkan buku sekarang lebih mudah dan banyak pilihan dengan adanya penerbit indie.
semangat muncul kembali
dan menyelesaikan naskah hingga akhirnya pada Oktober 2020 mengirim naskah buku
pertama ke salah satu penerbit Indie.Perlu
waktu 3 bulan untuk menunggu sampai buku terbit. Akhirnya pada akhir Januari
2020, buku pertama saya terbit.
Setelah buku pertama
terbit, barulah ketemu dengan grup pelatihan belajar menulis. Ketika itu
memasuki gelombang 4. Pak Brian merasa senang sekali berada satu grup dengan
guru-guru yang juga suka menulis. Semangat menulis menjadi berkali-kali lipat
hingga menerbitkan buku solo pada Mei dan Juni 2020
ini buku kedua (Mei 2020)
Ini buku ketiga (Juni
2020)
Penjelasan Pak Brian
kepada peserta gelombang 16 dalam Menerbitkan Buku
Pak Brian mengatakan
bahwa para peserta ini beruntung bisa
bergabung di grup ini. Banyak informasi yang akan didapatkan dalam mnerbitkan
buku
1.
Peserta tinggal pilih mau menerbitkan buku
dimana dan mendapat bimbingan.
2.
Pelatihan belajar menulis tidak menentukan
penerbit tempat para peserta menerbitkan buku. Silahkan bebas memilih penerbit.
Pertemuan sebelumnya sudah ada Cak Inin dari Kamila Press dan Pak Thamrin
Dahlan dari YPTD. Sudah tahu kan ketentuan/persyaratan dari tiap penerbit
tersebut?
3.
Maka yang sebaiknnya dilakukan adalah
memahami betul ketentuan tiap penerbit dan memilih yang cocok
4.
Format naskah buku tidak ditentukan dari pelatihan belajar menulis, tapi
menyesuaikan penerbit yang dipilih. Karena bisa saja antar penerbit beda format
settingannya
5.
Dua puluh tulisan resume digabung dalam satu file microsoft word
6.
Pak Brian juga memberikan pilihan yaitu
menerbitkan buku lewat Beliau
Bekerja sama dengan sebuah penerbit indie.
Contohnya, penerbit ini telah menerbitkan bukunya bu Aam.
Pertama,
20 tulisan resume digabung dalam satu file microsoft word. Nah settingan file
microsoft word ini perlu disesuaikan dengan format penerbit.
Kalau
format penerbit rekanan pak Brian sbb :
Ukuran
kertas A5 (14x20cm)
Huruf
times new roman, ukuran 12
Spasi
1,5
Margin
2 cm semua
Paragraf
rata kiri-kanan (justify)
Kemudian masukkan juga kelengkapan naskah
dalam file naskah kumpulan resume
Kelengkapan naskah yaitu:
cover ( judul buku dan
nama penulis saja), kata pengantar, daftar isi (tanpa nomor halaman), profil
penulis, sinopsis (3 paragraf. Masing-masing paragraf 3 kalimat)
Urutannya:
Cover
Kata
Pengantar
Daftar
Isi
Isi
naskah
Profil
Penulis
Sinopsis
Semuanya dalam satu file.
Tidak dipisah-pisah menjadi beberpa file. Jika sudah siap, silakan kirim ke WA pak
Brian
Untuk di penerbit rekanan
Beliau, tidak ada batas minimal jumlah halaman. Hanya 30 halaman A5 saja tetap
diterbitkan. Kalau resume ini nanti pasti lebih dari 90 halaman A5. Jadi tidak
perlu ragu pada resumenya masing-masing
Untuk menerbitkan di
penerbit rekanan Beliau biayanya Rp. 300.000
Penulis mendapat
fasilitas penerbitan:
Desain
cover
ISBN
Layout
Edit
ringan
2
Buku bukti terbit
E-Sertifikat
Rinciannya
sebagai berikut :
1.
Biaya pracetak (Lay out, ISBN, cover, editor): Rp 300. 000,00
2. Waktu yg dibutuhkan hingga terbit kurang
lebih 1 bulan
3.
Biaya per bukunya harga cetak per buku
tergantung jumlah halaman. Sebagai gambaran: 100 halaman A5 = 33.250
4.
Kualitas kertas, jilid dll Kualitas
seperti penerbit pada umumnya. Kertas bookpaper 57 gram, jilid lem panas
5.
Cover : soft cover bahan art carton 260 gms,
binding, laminating glossy Wrapping plastik
Beberapa hal penting
terkait dari resume menjadi buku
Saya rangkum dari hasil
tanya jawab, diantaranya sebagai berikut:
Jika motivasi dari diri
sendiri, ada kemungkinan akan naik-turun. Maka sebaiknya ikutan komunitas,
seperti pelatihan belajar menulis ini. Untuk percaya diri, Pak Brian banyak
membandingkan buku-buku dari berbagai penerbit indie. Ternyata isi tulisannya
tidak harus yang berat-berat. Tulisan tentang keseharian saja bisa diterbitkan.
1. Paragraf jangan berisi
terlalu banyak kalimat
2. Mulailah membiasakan
membuat kalimat yang pendek-pendek. Kalimat panjang cenderung akan membingungkan
Di group ini ada 4
penerbit.
1.
Kamila Press: Cak Inin
2.
YPTD: Pak Thamrin Dahlan
3.
Gemala: Brian
4.
Oase Pustaka: Bu Kanjeng
Dalam penyusunan resume
untuk diterbitkan buku, tidak ada batas waktunya. Sederhana saja, 20 resume digabung jadi satu dan dirapikan.
Ditambahkan kelengkapan naskah. Baca ulang lagi + edit, selesai.
Pelatihan ini menyediakan
30 pertemuan. 20 resume batas minimal saja. Kalau membuat lebih dari 20 ya
lebih bagus
Langkah awal untuk
menjadi penulis buku antara lain adalah ikut komunitas menulis seperti
pelatihan belajar menulis ini. Lalu rajin menulis di blog. Kumpulan tulisan di
blog bisa dibukukan. Ini adalah konsep yang diterapkan Om Jay.
Maka itulah gunanya blog.
Menampung tulisan-tulisan kita. Kalau sudah banyak, kita tinggal pilih-pilih
tulisan mana yang mau dibukukan
Pada dasarnya Pak Brian tidak punya hobi menulis. Namun sejak ngeblog,
hobi menulis menjadi muncul. Beliau mempelajari tentang menulis secara otodidak
lewat internet atau buku. Maka sebenarnya Beliau pun masih perlu banyak belajar
tentang menulis. Untuk di grup 16 ini ada Pak Opin dan Pak Rizky, rekomendasi
dari Beliau.
Rencana selanjutnya, blog
Pak Brian www.praszetyawan.com akan
dibuat jadi 5 buku. Lalu mengajak siswa kelas beliau menerbitkan buku antologi.
Ada mimpi juga untuk membentuk komunitas guru penulis Jakarta. Semoga semuanya
terwujud Pak Brian...Aamiin
Nah, saatnya Pak Brian
memberikan kesimpulan pelatihan belajar menulis malam ini.
Sekarang ini menerbitkan buku semakin mudah.
Tulisan apapun bisa diterbitkan. Ditambah lagi bapak/ibu sudah bergabung dengan
grup ini. Jalan yang harus dilewati untuk menerbitkan buku semakin jelas dan
terbuka. Maka mari tuntaskan sampai buku terbit. Jangan berhenti di satu buku.
Mudah-mudahan berlanjut menerbitkan buku kedua, ketiga, dan seterusnya
Alhamdulilah...
Terimakasih
Pak Brian atas penjelasan semuanya, terutama yang berhubungan erat dengan yang
telah dilakukan para peserta di setiap Senin, Rabu dan Jumat malam. Jadi ada
jalan terang untuk mewujudkan mimpi menerbitkan buku. Aamiin
Alhamdulillah ketika mendapatkan materi dari saudara Hamzah, saya sedang membantu tetangga atau dalam Bahasa Jawa rewang tetangga sebelah rumah akan ngunduh mantu. Sambil potong-potong daging, saya aktifkan HP, dan sesekali memang tangan kanan saya yang memegang pisau, saya letakkan pisau dan menyalakan layar HP yang mati. Bersyukur di sampingku gadis cantik yang masih kuliah, sehingga dapat memahami yang sedang saya lakukan. Saya benar-benar cermati kalimat demi kalimat Beliau dalam memberikan penjelasan tentang media pembelajaran digital. Diantaranya tentang video pembelajaran, karena saya masih penasaran setelah mencoba beberapa kali praktik. Oleh karena itu resume saya kali ini pokoknya apa adanya, dengan tujuan saya juga sangat perlu penjelasannya, hanya saya tambahi sedikit bumbu, semoga tetap enak rasanya. Baiklah mari kita ikuti materinya ya...
Pertama, saya tampilkan Biodata Narsum
Nama : Hamzah Ramdhani
TTL : Morowali, 22 Juni 1986
Tempat tugas : SMPN 2 Bumi Raya, Kab. Morowali,
Sulteng.
prestasi saya
1. Juara 1 Gurpres tingkat provinsi 2017 dan Finalis
Gurpres Nasional 2017
2. Duta Rumah Belajar 2019
3. Pendamping Guru Penggerak
4. Instruktur Nasional kegiatan2 Rumah Belajar
5. Juara 2 Inovasi Pembelajaran Masa Pandemi tingkat
Provinsi Sulteng 2020
6. Konten Kreator
Kedua, Seputar Video
Pembelajaran dari Pak Hamzah
Sangat bersyukur mendapat
materi tentang video pembelajaran. Saya pernah penasaran dan akhirnya bertanya
langsung dan minta diajari salah satu mahasiswa yang sedang PPL di lembaga
kami. Dengan keyakinan Bismillah, kalau belajar sungguh-sungguh pasti bisa.
Pak Hamzah membagikan
video pembelajaran, kemudian para paserta Pelatihan Belajar Menulis diminta
untuk menganalisa. Begini kata Beliau :
“Silahkan
disimak bapak Ibu. Kemudian Bapak Ibu bisa membuat analisis video. Bisa
ditinjau dari kejelasan materi, tata letak gambar, keterangan-keterangan yang
mendukung, backsound, atau apa saja yang bapak Ibu temukan”.
Video 1.
link youtube https://youtu.be/PSJ2wA5LVD0
Video di atas pengajar berperan
sebagai dubbing.
Video 2.
link
berikut https://youtu.be/1J2mCcpSOwY
guru berperan sebagai pengajar
yg langsung berada di depan kamera.
Nah inilah beberapa
analisa dari peserta
Video 1: Suara jelas, animasi bergerak
menarik, tulisan materi memperjelas konten, sehingga makin menarik.
Video
2: Suara kurang jelas, namun kita bisa melihat pengajar sehingga seperti
bertatap muka.. Konten dan gambar juga sangat menarik
Meskipun saya sedang rewang,
saya juga sempat menganalisa lho, begini analisa saya:
Semua menarik,
tergantung tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Kalau ada gurunya
lebih komunikatif dan lebih fokus dg penjelasannya
Kalau gambar saja
dengan penjelasan, lebih banyak melihat daripada mendengar
Lumayan banyak yang
menganalisa, membuat Bu Kanjeng sebagai moderator memberikan pujian bahwa
analisis para peserta luar biasa dan Beliau suka.
Narsum pun menyambung dengan
mengucapkan terimakasih kepada Bapak Ibu peserta, bahwa dalam sekejap Bapak Ibu
telah menemukan banyak hal terkait video.
Selanjutnya inilah tanggapan
pak Hamzah terhadap beberapa analisa :
Proses
Pembuatan video 1 lebih mudah dibandingkan video 2. Karena video 2 hrus melalui
proses perekaman dimana gurunya tampil d depan kamera.
Kelebihan
video 2 siswa seakan bertatap muka dengan guru.
Ketiga, Langkah-langkah
membuat video pembelajaran
1. Analisis KI-KD
2. Memilih indikator yang
akan dibuatkan video pembelajaran
3. Mengumpulkan aset
video
4. Proses perekaman
5. Editing video
pembelajaran
6. Review dan Revisi
Sedikit pengalaman saat
saya praktik membuat video pembelajaran, juga telah mengikuti langkah-langkah
seperti Pak Hamzah sebutkan di atas. Menganalisis KI-KD yang telah dituangkan
ke dalam RPPM ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan) sesuai tema dan sub
tema yang akan disampaikan dalam satu minggu. Kemudian saya mencari dan
mengumpulkan gambar-gambar yang akan ditampilkan dalam video. Lalu mulai
membuat dengan penuh konsentrasi, karena ternyata perlu waktu lumayan lama
untuk proses ini sampai editing. Saya pernah rekaman sudah mulai malam hari, rencana
pagi prosesnya dan segera dishare ke orang tua murid, namun ternyata perlu edit
sana-sini, sehingga satu hari penuh membuatnya. Hehe..maklum karena masih
pemula. Alhamdulillah kalau sudah jadi, ada rasa lega, puas, senang bisa menghasilkan
sesuatu dan tentunya tak lupa bersyukur. Sambil berdoa semoga karya kecil ini bisa membuat anak didik senang, dan menjadi ilmu yang bermanfaat, Aamiin
Bisa dilihat beberapa hasil karya latihan saya di : https://youtu.be/6N_y2Elt1PQ
Sekarang saatnya tanya
jawab, saya ingin sekali-kali menampilkan beberapa naskah tanya jawab ini dalam
resume saya. Saya beri kode T untuk pertanyaan, dan J untuk jawaban.
Bagaimana cara kita mendapatkannya?
J : Aset video merupakan
objek yang berisi informasi-informasi yang dibutuhkan dalam video. Aset dapat
berupa foto, gambar, atau video.
Untuk mendapatkannya ada
beberapa cara
1.
Melalui google
2.
Melalui freepik.com
3.
Melalui Youtube
Notes : Jika menginginkan
Gambar yang resolusi tinggi, bisa menggunakan keyword HD pada google, atau bisa
juga PNG
T : Mohon ditunjukkan
aplikasi-aplikasi yangyang digunakan dalam pembuatan video termasuk aplikasi editing
J : Aplikasi Editing
video yang saya gunakan KineMaster. Agar mudah dalam proses rendering atau
publish pastikan kita menggunakan yang full version (Resmi).
T : Pak Hamzah menjelaskan langkah-langkah
pembuatan video, yang pertama analisis KI-KD. KI-KD ini analalisis apa ya? Terima
kasih
J : Analisis Kompetensi
Inti - Kompetensi Dasar. Tujuannya agar video yang dibuat sesuai dengan kurikulum
yang berlaku
T : Apakah membuat video pembelajaran bisa hanya
menggunakan media handphone?
Aplikasi editor video apa yang mudah
digunakan untuk pemula?
J : Semua video
pembelajaran saya buat dengan HP
Tidak
ada aplikasi editing video yang terbaik, yang terbaik adalah yang kita kuasai
Semua aplikasi editing video dgn HP ramah
dengan Pemula.
T : Ijin meminta sedikit
cerita
Apa yang membawa pak
Hamzah menjadi finalis gupresnas? Bagaimana upaya mencapainya?
J : Menjadi Finalis
Gurpres merupakan salah satu hadiah terindah dari Allah SWT. Dari gurpres
tersebut juga saya diutus ke China bersama Om Jay, pak Hakim, pak Ya Dedi, dan
teman2 lainnya.
Setelah Lulus dari Universitas
Negeri Malang saya kembali ke kampung
halaman. Karena saya cukup santai, saya mencoba mmbuat buku IPA panduan guru
dan panduan siswa, buku tersebut saya buat selama 6 bulan lamanya.
Tapi saya cukup puas karena
buku tersebut digunakan oleh siswa saya setelah melalui berbagai tahap termasuk
Validasi Expert dan validasi lainnya.
Nah, tahun 2017 saya
ditugaskan untuk mengikuti Pemilihan Gurpres. Dengan berbekal Portofolio yang
sangat tipis dan penelitian2 ilmiah yang saya lakukan, serta buku IPA yang
menurut saya full colour ...
Upaya :
1.
Tetap semangat belajar
2.
Tidak pernah membuat target juara
3.
Memaksimalkan kemampuan
4.
Mengikuti semua alur kegiatan secara maksimal
5.
Berdoa dan berserah diri
T : Bagaimana cara yg
paling mudah untuk pembuatan video pembelajaran ?
1. Video pembelajaran
yang baik tentunya didukung oleh naskah yang baik pula. Mohon penjelasan
tentang tips dan trik menulis naskah video pembelajaran;
2. Mohon penjelasan,
apakah ada perbedaan antara video materi pembelajaran dengan video
pembelajaran? Ataukah pada intinya keduanya adalah sama saja?
3. Teknik pengambilan
gambar pemateri seperti apa yang lebih efektif, apakah teknik sekali syuting
kemudian diedit ataukah pengambilan gambar per bagian penjelasan?
Jawab :
1.
Naskah yang baik dibuat dalam tabel dan di dalam kolomnya diberikan keterangan
(scene, audio, visual, narasi, durasi)
2.
Sama, video materi pembelajaran dengan video pembelajaran
3.
Sekali syuting, jika ada bagian yang salah cukup diulang dalam pengucapan,
rekaman tetap berjalan. Editing yang cutting scene yg salah
T : Apakah ada video
pembelajaran yang lebih sederhana untuk anak PAUD/TK?
J : Untuk Paud/TK
sebaiknya guru tampil di depan kamera dengan semangat 45 💪💪💪
Agar siswa langsung
tertarik
T : Mohon pencerahan pak
Hamzah, kebetulan saya guru BK, bagaimana pengembangan vidio untuk pembelajaran
dalam layanan BK ?
J : Layanan BK Sebaiknya
menggunakan video pembelajaran jenis dokumentary. Video terkait kisah2
inspiratif yang menyentuh atau video2 motivasi. Kalo video saya di atas kurang
cocok untuk BK.
T : Vidio media belajar
yg paling tepat untuk anak MTS sebaiknya menggunakan aplikasi apa yg lebih
mudah dicerna dan menarik..?
J : Bebas sih bu, bisa
gunakan aplikasi apa saja.
Mudah dan menarik itu
tergantung dari tampilan videonya. Kekuatan video ada dalam animasi, backsound,
dan pengisi suaranya.
T : Apakah Aplikasi yang baik digunakan untuk
video pembelajaran? Saya pernah buat pakai kinemaster pro
J : Aplikasi yang baik
adalah aplikasi yang kita kuasai
Kalimat penutup dari pak
Hamzah
Bapak Ibu yang saya hormati,
Saya sangat berbahagia
bisa berbagi pada forum yang luar biasa. Terus terang beberapa hari ini saya
banyak belajar dari Bapak Ibu. Saya membaca resume demi resume yang bapak ibu
buat.
Semoga kita tetap
semangat dalam menjalankan amanah sebagai pendidik untuk mencerdaskan anak
bangsa. Mari bersama-sama mengumpulkan bekal kebaikan.
Sama-sama Pak Hamzah,
kami juga sangat berterimakasih atas ilmunya, semoga membawa manfaat untuk kita
semua, Aamiin.
Jazaakallahu khairan
katsiira.
Alhamdulillah...bertepatan dengan Hari Selasa, 10 Maret 2026, dari pagi berusaha untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang t...