Senin, 26 Oktober 2020

Pentingnya Media Pembelajaran Digital di Masa Pandemi Covid-19

 




Alhamdulillah ketika mendapatkan materi dari saudara Hamzah, saya sedang membantu tetangga atau dalam Bahasa Jawa rewang tetangga sebelah rumah akan ngunduh mantu. Sambil potong-potong daging, saya aktifkan HP, dan sesekali memang tangan kanan saya yang memegang pisau, saya letakkan pisau dan menyalakan layar HP yang mati. Bersyukur di sampingku gadis cantik yang masih kuliah, sehingga dapat memahami yang sedang saya lakukan. Saya benar-benar cermati kalimat demi kalimat Beliau dalam memberikan  penjelasan  tentang media pembelajaran digital.  Diantaranya tentang video pembelajaran, karena saya masih penasaran setelah mencoba beberapa kali praktik.  Oleh karena itu resume saya kali ini pokoknya apa adanya, dengan tujuan saya juga sangat perlu penjelasannya, hanya saya tambahi sedikit bumbu, semoga tetap enak rasanya. Baiklah  mari kita ikuti materinya ya...

 

Pertama, saya tampilkan Biodata Narsum

Nama : Hamzah Ramdhani

TTL : Morowali, 22 Juni 1986

Tempat tugas : SMPN 2 Bumi Raya, Kab. Morowali, Sulteng.

prestasi saya

1. Juara 1 Gurpres tingkat provinsi 2017 dan Finalis Gurpres Nasional 2017

2. Duta Rumah Belajar 2019

3. Pendamping Guru Penggerak

4. Instruktur Nasional kegiatan2 Rumah Belajar

5. Juara 2 Inovasi Pembelajaran Masa Pandemi tingkat Provinsi Sulteng 2020

6. Konten Kreator

 

Kedua, Seputar Video Pembelajaran dari Pak Hamzah

Sangat bersyukur mendapat materi tentang video pembelajaran. Saya pernah penasaran dan akhirnya bertanya langsung dan minta diajari salah satu mahasiswa yang sedang PPL di lembaga kami. Dengan keyakinan Bismillah, kalau belajar sungguh-sungguh pasti bisa.

Pak Hamzah membagikan video pembelajaran, kemudian para paserta Pelatihan Belajar Menulis diminta untuk menganalisa. Begini kata Beliau :

“Silahkan disimak bapak Ibu. Kemudian Bapak Ibu bisa membuat analisis video. Bisa ditinjau dari kejelasan materi, tata letak gambar, keterangan-keterangan yang mendukung, backsound, atau apa saja yang bapak Ibu temukan”.

 

Video 1.

          link youtube https://youtu.be/PSJ2wA5LVD0

Video di atas pengajar berperan sebagai dubbing.

Video 2.

 link berikut https://youtu.be/1J2mCcpSOwY

guru berperan sebagai pengajar yg langsung berada di depan kamera.

Nah inilah beberapa analisa dari peserta

 Video 1: Suara jelas, animasi bergerak menarik, tulisan materi memperjelas konten, sehingga makin menarik.

Video 2: Suara kurang jelas, namun kita bisa melihat pengajar sehingga seperti bertatap muka.. Konten dan gambar juga sangat menarik

Meskipun saya sedang rewang, saya juga sempat menganalisa lho, begini analisa saya:

Semua menarik, tergantung tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Kalau ada gurunya lebih komunikatif dan lebih fokus dg penjelasannya

Kalau gambar saja dengan penjelasan, lebih banyak melihat daripada mendengar

 

Lumayan banyak yang menganalisa, membuat Bu Kanjeng sebagai moderator memberikan pujian bahwa analisis para peserta luar biasa dan Beliau suka.

Narsum pun menyambung dengan mengucapkan terimakasih kepada Bapak Ibu peserta, bahwa dalam sekejap Bapak Ibu telah menemukan banyak hal terkait video.

Selanjutnya inilah tanggapan pak Hamzah terhadap beberapa analisa  :

Proses Pembuatan video 1 lebih mudah dibandingkan video 2. Karena video 2 hrus melalui proses perekaman dimana gurunya tampil d depan kamera.

Kelebihan video 2 siswa seakan bertatap muka dengan guru.

 

Ketiga, Langkah-langkah membuat video pembelajaran

1. Analisis KI-KD

2. Memilih indikator yang akan dibuatkan video pembelajaran

3. Mengumpulkan aset video

4. Proses perekaman

5. Editing video pembelajaran

6. Review dan Revisi

 

Sedikit pengalaman saat saya praktik membuat video pembelajaran, juga telah mengikuti langkah-langkah seperti Pak Hamzah sebutkan di atas. Menganalisis KI-KD yang telah dituangkan ke dalam RPPM ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan) sesuai tema dan sub tema yang akan disampaikan dalam satu minggu. Kemudian saya mencari dan mengumpulkan gambar-gambar yang akan ditampilkan dalam video. Lalu mulai membuat dengan penuh konsentrasi, karena ternyata perlu waktu lumayan lama untuk proses ini sampai editing. Saya pernah rekaman sudah mulai malam hari, rencana pagi prosesnya dan segera dishare ke orang tua murid, namun ternyata perlu edit sana-sini, sehingga satu hari penuh membuatnya. Hehe..maklum karena masih pemula. Alhamdulillah kalau sudah jadi, ada rasa lega, puas, senang bisa menghasilkan sesuatu dan tentunya tak lupa bersyukur. Sambil berdoa semoga karya kecil ini bisa membuat anak didik senang, dan menjadi ilmu yang bermanfaat, Aamiin

Bisa dilihat beberapa hasil karya latihan saya di : https://youtu.be/6N_y2Elt1PQ 


 Keempat, Tanya Jawab

Sekarang saatnya tanya jawab, saya ingin sekali-kali menampilkan beberapa naskah tanya jawab ini dalam resume saya. Saya beri kode T untuk pertanyaan, dan J untuk jawaban.

 T : Apa itu aset yang dimaksud dalam video pembelajaran?

Bagaimana cara kita mendapatkannya?

J : Aset video merupakan objek yang berisi informasi-informasi yang dibutuhkan dalam video. Aset dapat berupa foto, gambar, atau video.

Untuk mendapatkannya ada beberapa cara

1. Melalui google

2. Melalui freepik.com

3. Melalui Youtube

Notes : Jika menginginkan Gambar yang resolusi tinggi, bisa menggunakan keyword HD pada google, atau bisa juga PNG

 

T : Mohon ditunjukkan aplikasi-aplikasi yangyang digunakan dalam pembuatan video   termasuk aplikasi editing

J : Aplikasi Editing video yang saya gunakan KineMaster. Agar mudah dalam proses rendering atau publish pastikan kita menggunakan yang full version (Resmi).

 

T :  Pak Hamzah menjelaskan langkah-langkah pembuatan video, yang pertama analisis KI-KD. KI-KD ini analalisis apa ya? Terima kasih

J : Analisis Kompetensi Inti - Kompetensi Dasar. Tujuannya agar video yang dibuat sesuai dengan kurikulum yang berlaku

 

T :  Apakah membuat video pembelajaran bisa hanya menggunakan media handphone?

      Aplikasi editor video apa yang mudah digunakan untuk pemula?

J : Semua video pembelajaran saya buat dengan HP

    Tidak ada aplikasi editing video yang terbaik, yang terbaik adalah yang kita kuasai

    Semua aplikasi editing video dgn HP ramah dengan Pemula.

 

T : Ijin meminta sedikit cerita

Apa yang membawa pak Hamzah menjadi finalis gupresnas? Bagaimana upaya mencapainya?

J : Menjadi Finalis Gurpres merupakan salah satu hadiah terindah dari Allah SWT. Dari gurpres tersebut juga saya diutus ke China bersama Om Jay, pak Hakim, pak Ya Dedi, dan teman2 lainnya.

Setelah Lulus dari Universitas  Negeri Malang saya kembali ke kampung halaman. Karena saya cukup santai, saya mencoba mmbuat buku IPA panduan guru dan panduan siswa, buku tersebut saya buat selama 6 bulan lamanya.

Tapi saya cukup puas karena buku tersebut digunakan oleh siswa saya setelah melalui berbagai tahap termasuk Validasi Expert dan validasi lainnya.

Nah, tahun 2017 saya ditugaskan untuk mengikuti Pemilihan Gurpres. Dengan berbekal Portofolio yang sangat tipis dan penelitian2 ilmiah yang saya lakukan, serta buku IPA yang menurut saya full colour ...

Upaya :

1. Tetap semangat belajar

2. Tidak pernah membuat target juara

3. Memaksimalkan kemampuan

4. Mengikuti semua alur kegiatan secara maksimal

5. Berdoa dan berserah diri

 

T : Bagaimana cara yg paling mudah untuk pembuatan video pembelajaran ?

1. Video pembelajaran yang baik tentunya didukung oleh naskah yang baik pula. Mohon penjelasan tentang tips dan trik menulis naskah video pembelajaran;

2. Mohon penjelasan, apakah ada perbedaan antara video materi pembelajaran dengan video pembelajaran? Ataukah pada intinya keduanya adalah sama saja?

3. Teknik pengambilan gambar pemateri seperti apa yang lebih efektif, apakah teknik sekali syuting kemudian diedit ataukah pengambilan gambar per bagian penjelasan?

Jawab :

1. Naskah yang baik dibuat dalam tabel dan di dalam kolomnya diberikan keterangan (scene, audio, visual, narasi, durasi)

2. Sama, video materi pembelajaran dengan video pembelajaran

3. Sekali syuting, jika ada bagian yang salah cukup diulang dalam pengucapan, rekaman tetap berjalan. Editing yang cutting scene yg salah

 

T : Apakah ada video pembelajaran yang lebih sederhana untuk anak PAUD/TK?

J : Untuk Paud/TK sebaiknya guru tampil di depan kamera dengan semangat 45 💪💪💪

Agar siswa langsung tertarik

 

T : Mohon pencerahan pak Hamzah, kebetulan saya guru BK, bagaimana pengembangan vidio untuk pembelajaran dalam layanan BK ?

J : Layanan BK Sebaiknya menggunakan video pembelajaran jenis dokumentary. Video terkait kisah2 inspiratif yang menyentuh atau video2 motivasi. Kalo video saya di atas kurang cocok untuk BK.

 

T : Vidio media belajar yg paling tepat untuk anak MTS sebaiknya menggunakan aplikasi apa yg lebih mudah dicerna dan menarik..?

J : Bebas sih bu, bisa gunakan aplikasi apa saja.

Mudah dan menarik itu tergantung dari tampilan videonya. Kekuatan video ada dalam animasi, backsound, dan pengisi suaranya.

 

T :  Apakah Aplikasi yang baik digunakan untuk video pembelajaran? Saya pernah buat pakai kinemaster pro

J : Aplikasi yang baik adalah aplikasi yang kita kuasai

 

Kalimat penutup dari pak Hamzah

 Bapak Ibu yang saya hormati,

Saya sangat berbahagia bisa berbagi pada forum yang luar biasa. Terus terang beberapa hari ini saya banyak belajar dari Bapak Ibu. Saya membaca resume demi resume yang bapak ibu buat.

Semoga kita tetap semangat dalam menjalankan amanah sebagai pendidik untuk mencerdaskan anak bangsa. Mari bersama-sama mengumpulkan bekal kebaikan.

 

Sama-sama Pak Hamzah, kami juga sangat berterimakasih atas ilmunya, semoga membawa manfaat untuk kita semua, Aamiin.

Jazaakallahu khairan katsiira.


TK Islam AN NUUR Purwosari Bojonegoro. Dirgahayu Republik Indonesia ke ...


praktik membuat video kegiatan 

Senin, 19 Oktober 2020

Agenda Rutin DARING TK Islam AN NUUR, Purwosari Bojonegoro

 


Absensi Pagi


MasyaAllah, semakin kangen dengan anak didikku

terharu...dan berkaca-kaca mata ini, ketika satu persatu foto yang dikirim Ayah-Bunda masuk

Terbayang suasana sekolah

Hari Senin, biasanya kita ajak latihan Upacara bendera

mengenalkan kedisiplinan, ketertiban, lagu Kebangsaan, lagu-lagu nasional

latihan menjadi pemimpin upacara, dirigen, pemimpin doa, pembawa teks Pancasila,

mendengar nasehat ustadzah yang bergiliran menjadi pembina upacara

sejak 16 Maret 2020 sampai 19 Oktober

tidak ada lagi kegiatan ini

Ya Allah...

semoga Engkau memberikan petunjuk dan pertolongan atas musibah yang merupakan ujian untuk kami

Ampuni kesalahan dan kekhilafan kami

sehingga kami bisa berjumpa lagi dengan anak-anak yang telah diamanahkan kepada kami, Aamiin


Dan tiba-tiba teringat juga almarhumah, teman yg membuatkan seragam yang dipakai anak-anak sejak berdiri Yayasan kami

Selama 17 tahun ...

Terakhir dikirimkan bulan Juli 2020. dari Yogyakarta by travel RamaSakti yang sudah langganan

Alhamdulillah Sudah dibuatkan lebih awal oleh beliau

😭😭

Untuk Almarhumah Bu Hj Sri Naswati....Al Fatihah🤲...Aamiin


Senin, 19102020/2 Rabi'ul Awwal 1442

Kabar Baik bagi Yang Ingin Berkarya

 

Tatkala umurku habis tanpa karya dan pengetahuan (ilmu)

lantas apa makna umurku ini

(KH. Hasyim Asy’ari)

 

 

                         Motto saya menulis 3 Pena yaitu Penasehat, Penakawan dan Penasaran

 Materi malam ini tentunya membuat para peserta segera ingin mewujudkan mimpinya memiliki sebuah karya. Apa itu? Sebuah karya yang berbentuk Buku. Betulkah begitu? Tidak perlu dijawab di sini, tapi mari kita buktikan melalui pelatihan Belajar Menulis ini. Nara Sumber pada malam ini, Bapak Thamrin Dahlan, SKM,Msi sangat mendukung dan memfasilitasi sepenuhnya bagi yang ingin memiliki karya itu. Menurut  Beliau, Buku adalah Mahkota seorang Penulis. Secerdas dan sepintar apapun seseorang apabila belum menulis apalagi menerbitkan buku maka ilmunya akan hilang sia sia.

Melalui YPTD (Yayasan Penerbit Thamrin Dahlan) yang terbentuk 29 Juli 2019, Bapak Thamrin ingin membantu para penulis untuk menerbitkan bukunya secara GRATIS. YPTD ini juga sudah berdasarkan Akta Notaris dan SK Kemenkumham. YPTD sebagai Penerbit mendapat kewenangan dari Perpustakaan nasional untuk mengusulkan ISBN buku yang akan diterbitkan. Setelah itu YPTD membantu teman teman penulis yang telah memiliki naskah buku untuk diterbitkan.  Sejak launching Terbitkan buku gratis ber ISBN 19 Agustus 2020 sudah 36 buku diterbitkan YPTD

  



 Saya jadi teringat teman saya yang  tulisannya sudah lumayan banyak ingin  dijadikan sebuah buku tapi terkendala biaya. Katanya begini, “Saya mundur saja bu, biar bapaknya saja yang mengembangkan tulis menulisnya, karena memang butuh biaya juga untuk menjadi buku”. Ingin  rasanya saya segera   berbagi  kabar baik ini kepada teman-teman. Apalagi Bapak Thamrin juga mempertegas lagi penjelasannya  bahwa YPTD siap membantu rekan rekan guru menerbitkan buku ber ISBN Buku Perdana atau buku kesekian tanpa biaya. Nah, untuk itu sebelumnya saya harus memahami  terlebih dahulu  program, standar,  prinsip atau komitmen yang ada di YPTD.

Program  YPTD

Program A : Penulis telah mempunyai naskah buku segera  kirim ke email thamrindahlan@gmail.com

Program B : YPTD menerbitkan Buku dari Para Penulis posting di website terbitkanbukugratis.id setelah terkumpul naskah 150 – 200 halaman.

Program C : Penulis posting di website YPTD terbitkanbukugratis.id sampai 40-50 artikel kemudian buku diterbitkan YPTD


Standard baku  YPTD terkait naskah buku

YPTD menerima Nahkah Buku Penulis via email thamrindahlan@gmail.com lengkap dengan Judul, Daftar Isi, Cover depan belakang Buku dan Kata Pengantar.

Ketentuan Standard baku Buku terbitan YPTD

a.         Ukuran A5

b.         Font 12

c.         Margin 1.5/1/1/1

d.         Huruf Times News Roman

e.         Spasi 1.5

f.          Ketebalan 150 – 200 Halaman

            Buku itu berpunggung.  ketebalan > 150 halaman postur buku gagah bisa berdiri di rak perpustakaan.  Ketika buku tipis  tak berpunggung rasanya kurang sreg. .

 

Prinsip  dan Komitmen YPTD

 YPTD  memiliki prinsip bahwa semua tulisan adalah bagus selama bukan plagiat dan hoaks.  Tidak berani kita menilai tulisan yang akan diterbitkan.  Kualitas itu sangat bertingkat dan beragam. Semua berproses.  Dalam kondisi sudah ada naskah maka YPTD siap membantu menerbitkan buku. Kita semua masih dalam proses belajar. Tujuan utama adalah bagaimana meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Literasi Indonesia.

YPTD untuk satu judul buku mencetak 5 ekp.  2 buku untuk Perpustakaan Nasional, 1 buku (master) beserta soft copy untuk Penulis, 1 Buku untuk YPTD dan 1 buku untuk Penyandang Dana.   Dana awal YPTD berasal dari Wakaf Keluarga. Admin  YPTD terdiri dari keluarga dan sukarelawan tanpa dibayar atas keikhlasan berbahakti untuk Literasi Indonesia.

YPTD Turut berperan Serta Mengorganisir Gerakan Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Literasi Indonesia focus menerbitkan buku.  Buku adalah Mahkota seorang Penulis. Secerdas dan sepintar apapun seseorang apabila belum menulis apalagi menerbitkan buku maka ilmunya akan hilang sia sia.

 Komitmen YPTD membantu para penulis dari berbagai profesi untuk memiliki Buku ber Lisensi ISBN Tanpa Biaya perlu dukungan semua pihak. 

 Bersama kita bisa membantu Pemerintah Republik Indonesia dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui profesi masing masing.  Membaca kemudian menulis  adalah kegiatan mulia,

 Menerbitkan buku muara dari menulis.  Kehadiran penulis abadi sepanjang masa ketika bukunya menjadi asset Negara tersimpan di Perpustakaan Nasional.

 

Pendapat Bapak H. Thamrin Dahlan tentang Kepenulisan

 Kurang lengkap rasanya tulisan ini apabila tidak mengabadikan pendapat Beliau tentang Kepenulisan. Berikut ini pendapatnya :

 Menulis untuk berbagi kebaikan.  Metode yang saya gunakan ketika menulis ialah " sekali duduk jadi"   artinya jangan pernah meninggalkan artikel yang sedang digarap. Selesaikan kemudian posting.  Posting ke sosial media dan seketika tulisan  memiliki Roh.  Roh itu membuktikan tulisan hidup ketika dibaca apalagi dikomentari.  Bisa jadi itulah kiat menulis selama 10 tahun ini sehingga sudah posting 2.800 artikel. Kembali ke niat berbagi maka inspirasi tak pernah terputus.  Apalagi muara menulis itu adalah BUKU.  Sejatinya Buku adalah Mahkota seorang Penulis

Saya berkeyakian semua orang bisa menulis.  Artinya ketika bisa berbicara atau bertutur maka otomatis bisa menulis.  Menulis adalah proses sederhana memindahlkan apa apa yang kita katakan ke laptop atau pc bahkan hp. 

Tidak ada istilah penulis pemula (karena tidak ada pengakhir) yang ada istilah penggiat literasi.

 

Terimakasih Bapak H. Tamrin Dahlan, teriring doa jazaakallah khairan katsiira, semoga semua yang diusahakan menjadi amal jariyah Bapak. Aamiin

 

Ini info contact Beliau :

Thamrin Dahlan

Ketua Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan

Hp. 0815 9932 527

Website YPTD :  terbitkanbukugratis.id

Email thamrindahlan@gmail.com

 

 

 

 

Minggu, 18 Oktober 2020

Bu Kanjeng Berbagi Segudang Ilmu Kepenulisan

 

“Al ‘ilmu bila ‘amalin kasysyajari bila tsamarin’

Ilmu bila tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah 

 


 Hayoo..siapa yang berada di Pelatihan Belajar Menulis tidak kenal dengan Bu kanjeng? InsyaAllah dari gelombang 1 sampai 16 semuanya tak asing dengan nama ini. Saya sendiri penasaran, kenapa dipanggil dengan Bu Kanjeng. Siapakah Beliau? Apakah istrinya Om jay? Jujur, saya kira Beliau adalah Bu Wijaya Kusumah. Eh, ternyata bukan, semoga dimaafkan ya Omjay yang baik hati.

 


                                             Inilah keluarga Bu Kanjeng (dokumentasi IG astutianamudjono)

 Alhamdulillah akhirnya penasaran saya terjawab di materi kelima Pelatihan Belajar Menulis bersama OmJay dan kawan-kawan PGRI.

“Nama Bu Kanjeng itu mecuat saat th 2009 ketika saya aktif menulis di Kompasiana dan sering menulis tentang suami yang gayanya seperti borjuis semu nyinyir, banyak komen dan paling benar sendiri, bisa sebagai pengamat apa saja. Sejak itu teman- teman memanggil saya Bu Kanjeng,” begitulah jawaban Bu Sri Sugiastuti saat saya bertanya asal mula dipanggil Bu Kanjeng. Nah, baru tau ya teman-teman? Tidak apa-apa, cukup saya saja yang wapri karena memang ingin tahu, hehe.

Di kesempatan ini Bu Kanjeng benar-benar  berbagi ilmu kepada peserta di gelombang 16. Sampai 17 pertanyaan di sesi tanya jawab diberi tambahan waktu oleh Beliau sehingga melebihi jam 21.00 WIB.

Ingat kata mutiara Arab di atas ya Bu kanjeng?

Sangat setuju Bu Kanjeng, untuk apa ya punya ilmu kalau tidak diamalkan? kan tidak bisa memberi manfaat untuk orang lain. InsyaAllah akan semakin bertambah dan berkembang ilmunya jika ilmu yang kita punya tidak untuk diri sendiri saja namun juga dibagi ke orang lain. Kalau pohon yang tidak berbuah, apakah tidak bermanfaat? Ada manfaatnya, misalnya untuk berteduh, penghijauan, namun akan lebih banyak manfaatnya lagi bila ada buahnya.

 


 Nah, saatnya sekarang kita membaca, memahami, merenungkan lalu mempraktekkan ilmu dari Bu Kanjeng tentang dunia tulis menulis sampai menerbitkan buku berikut ini :

 

                1,  Tips Menulis

 Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjadi seorang penulis:

a.    Banyak membaca.

     Apa yang kita baca amat menentukan gaya kepenulisan kita.

     Penulis membutuhkan ide atau gagasan, dan ide atau gagasan itu banyak kita      

     dapatkan dari membaca.

b.    Mencoba menulis.

     Tuliskan saja apa yang ingin Anda tuliskan. Bahkan ketika Anda tidak punya ide sama sekali Anda pun bisa  menulis cerita bahwa Anda sedang tidak punya ide.  Mencoba menulis  komputer Anda, buku harian Anda, ataupun di media sosial seperti facebook dan juga blog. Semakin banyak kita menulis maka  semakin mengasah kemampuan kita untuk menulis.

c.   Mengirimkan tulisan ke media cetak atau  ke penerbit buku.

                   d.  Teruslah menulis jika naskah Anda ditolak atau sudah pernah diterbitkan  teruslah \

                         menulis.

                   e.  Kembangkan terus kemampuan Anda dan perbanyak karya-karya Anda.

 

2.      Tips Disiplin Menulis

Pernahkah ketika Anda punya ide, kemudian mulai menulis tapi Anda selalu menunda menyelesaikan tulisan tersebut? Berikut adalah tipsnya agar disiplin menulis.

a.       Buat kerangka tulisan (outline).

b.      Buat target/dead line

c.       Fokus menyelesaikan tulisan Anda

d.      Reward & punishment

Saat membaca ini, saya juga ingin bertanya maksudnya bagaimana? Alhamdulillah sudah ada yang bertanya. Begini jawaban Bu Kanjeng : “Kalau kita sudah tepat waktu sesuai dgn target ibu bisa refreshing sejenak. Kalau tidak tepat waktu. Harus dianggap hutang dan segera lunasi. Kalau belum lunas fokus harus  selesai”.

e.       Memilih judul yang menarik

f.        Sesuaikan dengan tema tulisan. Sebelum membuat judul yang menarik, buatlah judul tersebut sesuai dengan tema tulisan

g.      Buat judul dengan kata yang mudah diingat.

h.      Buatlah judul yang membuat orang penasaran untuk membaca isinya.

 

1.      Tips Mencari Ide

            Ide adalah hal penting dalam berkarya. Untuk membuat sebuah tulisan membutuhkan  ide.  Berikut adalah beberapa tips mencari ide:

a.       Bacalah sebanyak mungkin buku.

b.      Refreshing.

 Pergi ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi untuk menyegarkan otak Anda dari rutinitas.

c.       Tulis apa yang bisa Anda tulis Jika Anda belum mendapatkan ide, cobalah.

d.      Cari referensi dari berbagai media.

e.       Anda juga bisa menggunakan cara ATM (amati, tiru, modifikasi).

 

2.      Tips Memilih Judul yang Menarik.

a.       Sesuaikan dengan tema tulisan.

 Sebelum membuat judul yang menarik, buatlah judul tersebut sesuai dengan tema tulisan, atau memiliki konsep terhadap isi tulisan.

b.      Buat judul dengan kata yang mudah diingat.

 Judul haruslah mudah diingat.

c.        Buat orang penasaran.

 Karena Judul yang mampu membuat orang penasaran untuk membacanya biasanya cukup menarik orang untuk membeli buku tersebut.

 

3.      Tips Menulis Cepat.

 Pikirkanlah ide tulisan yang akan Anda buat. Lalu segera tuliskan. Anda juga bisa buat kerangka karangan terlebih dahulu agar lebih terarah. Teruslah mengetik berdasarkan ide yang Anda miliki. Jangan lihat ke belakang apa yang telah Anda ketik. Abaikan jika ada yang salah baik dari segi struktur bahasa maupun ide.

 

4.      Tips Memenangkan Lomba.

Pastikan Anda memahami dan melaksanakan aturan dan syarat-syarat lomba. Anda bisa cari beberapa referensi yang berkaitan dengan tema lomba tersebut. Setelah Anda selesai menulis, baca ulang beberapa kali. Perbaiki yang salah atau yang kurang enak dibaca. Anda juga bisa meminta penilaian teman atau saudara. Setelah selesai mengirimkan naskah, berdoalah. Jika Anda gagal, evaluasilah. Dan teruslah mencoba. Karena setiap orang yang berhasil sesungguhnya telah mengalami setumpuk kegagalan.

 

5.      Langkah-langkah Menulis Buku. 

Tentukan apa jenis buku yang Anda buat. Apakah berupa novel, esai, ilmu pengetahuan, kumpulan cerpen atau apa. Tentukan Tema misalkan Anda telah menentukan jenis buku yang Anda akan tulis. Misalkan Anda ingin menulis novel. Setelah itu Anda tentukan Tema novel tersebut apa. Apakah temanya romantik, inspiratif, ilmiah, atau apa? Buat kerangka buku. Jika Anda memilih novel, tentukan kerangka ceritanya seperti apa. Hal ini bisa Anda tulis atau cukup Anda pikirkan.

 

6.      Tips dan Cara Mengirim Tulisan ke Media.

Buat tulisan yang menarik. Pilih tulisan yang sesuai temanya dengan waktu aktual dan banyak dibutuhkan. Sesuaikan dengan media masa yang Anda kirimkan. Jangan kirimkan ke banyak media masa sekaligus ya.

 

7.      Membuat Pembaca Penasaran.

 Kalau kamu nonton acara news atau talkshow, coba perhatikan saat hendak jeda iklan. Sebelum iklan, pembawa acara biasanya melontarkan pertanyaan terlebih dahulu pada narasumber yang belum sempat dijawab narasumber. Tujuannya apa? Agar penonton penasaran dan tak pindah chanel. Dalam dunia buku, pembaca mungkin juga akan berhenti membaca sebuah buku ketika ia merasa bosan pada bab-bab tertentu.

 

8.      Manfaatkan Mengikuti Even-even.

 Ini akan mengasah otak untuk mencari ide. Melatih disiplin menulis dan memperbanyak pengalaman menulis. Mengenal penulis-penulis lain dan memungkinkan mendapatkan hadiah.

 

9.      Cara Mengirim Naskah Ke Penerbit

Siapkan naskah yang sudah rapi. Pilih Penerbit yang Sesuai dengan jenis naskah yang kita miliki. Perhatikan tata cara pengiriman dan ketentuannya. Misal, ada penerbit yang hanya menerima naskah dalam bentuk cetak, ada pula penerbit yang menerima naskah dalam bentuk file lewat email. Kirimkan naskah beserta sinopsis dan biodata penulis. Jangan mengirim naskah ke beberapa penerbit sekaligus.

 

10.  Hal Yang dipertimbangkan Penerbit dalam Menerima Naskah,

Adanya kesesuaian dengan penerbit. Misalkan, penerbit yang menerbitkan naskah Islami tentu akan menolak naskah yang tidak sesuai. Kualitas naskah tentu menjadi faktor terbesar dalam penilaian.

 

11.  Waktu yang  Tepat untuk Menulis.

 Biasanya saat senggang atau sedang menunggu. Bisa juga malam hari sebelum tidur. Sebagian ada juga yang pada pagi hari setelah subuh. Anda pun bisa memanfaatkan waktu tenang untuk menulis. Apalagi kondisi masih fresh. Saat ada ide karena ini yang paling penting. 

 

12.  Banyak Cara Menerbitkan Buku dan Jadi Penulis.

Banyak orang yang ingin jadi penulis sukses. Penulis besar pun berjuang untuk menerbitkan bukunya. Sebagai contoh misalnya, J.K Rowling dengan karyanya yaitu Harry Potter, ternyata awalnya tak mudah untuk menerbitkan naskah yang ia tulis. Naskah tersebut sempat ditolak 12 penerbit sebelum akhirnya diterbitkan dan sukses menjadi buku paling laris yang membuatnya kaya raya.

 

13.  Di Belakang Buku.

Setelah calon pembaca melihat judul dan cover, mereka akan mencari informasi tentang buku yang membuat mereka mulai tertarik. Setelah melihat bagian depan, mereka akan melihat bagian belakang. Biasanya di bagian belakang ada sinopsis tentang buku tersebut untuk menginformasikan calon pembaca tentang isi buku itu.

 

14.  Yang Perlu dilakukan Penulis Setelah Bukunya Terbit.

Ini sangat penting. Penulis harus membantu mempromosikan bukunya karena tidak ada jaminan bahwa buku tersebut laris di pasaran. Perbaiki naskah buku tersebut jika ada kritik dari pembaca. agar di cetakan berikutnya bukunya lebih baik lagi. Terus berkarya walaupun namanya telah melambung dan telah mendapatkan royalti yang melimpah sekalipun.

 

15.  Jalan untuk Jadi Penulis Sukses.

Mungkin ada di antara Anda yang telah menulis selama bertahun-tahun, tapi naskah Anda selalu ditolak penerbit. Jangan buru-buru membuang naskah Anda, karena penulis sukses pun awalnya mengalami penolakan. J.K Rowling pun awalnya naskahnya ditolak 12 kali, begitu pun penulis lainnya. Naskah ditolak, Anda setidaknya punya 2 pilihan: mau terus berjuang, atau berhenti.

Jika terus berjuang, akan ada 2 pilihan lagi: mau terus mengirimkan ke penerbit mayor, atau diterbitkan secara self publishing. Mereka mampu menjual karyanya tanpa melalui toko buku konvensional. Di sisi lain, banyak juga penulis Indonesia yang awalnya menerbitkan buku secara indie/self publishing, lalu kemudian karena karyanya potensial, akhirnya diterbitkan oleh penerbit besar dan laris.

Jadi, sebenarnya ada banyak jalan untuk menjadi penulis sukses. Yang terpenting adalah teruslah melangkah dan jangan berhenti. Jadikan menulis sebagai kebutuhan bukan kewajiban

 

Di penghujung materi, Ibu Dra.Sri Sugiastuti, M.Pd,memberikan kesimpulan yang merupakan pesan-pesan yang sangat bermanfaat untuk para penulis pemula:

   Menulis itu adalah suatu keterampilan, bukan bakat.

  Jadi latihlah, tulislah berbagai ide yang berserak di sekitar kita.

  Jadikan menulis dan membaca sebagai gaya hidup.

  Membaca yang selektif dengan kacamata yang utuh.

  Beristiqamahlah dalam menulis.

  Biarkan tulisan menemui takdirnya.

 Jangan risau, tetaplah menulis dan belajar mengupgrade diri agar naik kelas.

 Menulislah apa yang disukai dan dikuasai.

 

MasyaAllah, benar kan segudang ilmu diberikan untuk kita semua?

Eh, belum semua,  silahkan menjelajah sendiri di dumay nya Bu Kanjeng, pasti akan dapat lebih banyak lagi ilmunya

 

FB Astutiana. M,@Astutiana.M.

                        IG. Astutianamudjono.

 Atau WA 089692593804.

 

 Saya juga masih ingin belajar dari Beliau  tentang  membuat video cerita anak-anak. Semoga Beliau ada waktu.

 


Terimakasih Bu Kanjeng teriring doa jazaakillah khairan katsiira, dan semoga menjadi amal jariyah panjenengan, Aamiin

 

Sabtu, 17102020/29Shafar1442


MPLS Ramah

  Bismillah.... Menyambut Generasi Rabbani Pemimpin Masa Depan MPLS Day One Senin, 13 Juli 2026 MPLS TK Islam An Nuur tahun ini memasuki tah...