Alhamdulillah ada teman yang kreatif membuat video ini. Meskipun saya pindah SDN saat kelas lima, namun silaturrahim di SDN yang pertama tetap terjalin. Tiga puluh delapan tahun (karena 1982 saya pindah) adalah waktu yang cukup lama, namun rasa paseduluran merekatkan kami dengan adanya WAG ini. Rerata berdomisili di luar kota Bojonegoro, namun sesekali juga kita bisa bertemu di saat ada yang berkunjung ke desa Banjarjo. Saya yang sekarang berdomisili di desa tempat SDN kami berada.
Rabu, 30 Desember 2020
WAG (Alumni 84 SDN Banjarjo 1, Padangan-Bojonegoro)
Alhamdulillah ada teman yang kreatif membuat video ini. Meskipun saya pindah SDN saat kelas lima, namun silaturrahim di SDN yang pertama tetap terjalin. Tiga puluh delapan tahun (karena 1982 saya pindah) adalah waktu yang cukup lama, namun rasa paseduluran merekatkan kami dengan adanya WAG ini. Rerata berdomisili di luar kota Bojonegoro, namun sesekali juga kita bisa bertemu di saat ada yang berkunjung ke desa Banjarjo. Saya yang sekarang berdomisili di desa tempat SDN kami berada.
Selasa, 29 Desember 2020
Lima Perkara sebelum Lima Perkara
Alhamdulillah saya masih ingat lagunya Raihan, yang beberapa hari lalu saya menemukan lembaran syair lagu yang biasa di kaset recorder saat bersih-bersih.
ingat lima perkara sebelum lima perkara
sehat sebelum sakit
tua sebelum muda
kaya sebelum miskin
lapang sebelum sempit
hidup sebelum mati
Astaghfirullah, saya di bulan Desember ini diberi rasa sakit yaitu KEPALA PUSING. Baru saat ini pusing agak lama. Dan seringnya terasa ketika bangun tidur dan menjelang Maghrib. Cek tekanan darah, di empat tempat hasil berbeda. MasyaAllah terus bagaimana ini? Jadi bingung juga hasil yang mana akan dibuat dasar atau patokan untuk mengobati atau mengambil tindakan.
Di awal Desember, setelah visitasi tanggal 1/ hari Selasa sampai Kamis/3 Des baru kirim post, setelah itu mungkin seharusnya saya istirahat. Ya sudahlah karena sudah ada yang lebih berhak mengatur, dan menjadi rizqi bagi saya sehingga tidak bisa langsung istirahat.
Hari Jum'atnya mengantar ibu ke dokter mata, sehingga tamu saya tinggal. Bakda Dluhur saya tinggal lagi ke acara Sarasehan pendidik PAUD yang ketiban sampur sebagai badal pembaca do'a. Di depan Bupati lho...karena mendadak ya, cukup singkat saja sesuai anjuran protokoler juga. Oya dalam acara ini Alhamdulillah semua yang hadir dapat rizqi dari Bupati berupa sepatu bermerk, harga seratus ribu lebih, info dari teman yang sempat cek di google. Tamu saya chat "Bu, kapan pulangnya?", saya tidak membukanya, karena memang tidak diperbolehkan mengaktifkan HP. Sore gerimis pulang. Tamu saya masih mengerjakan seperti saya saat visitasi.
Sabtu, ke SDIT ikut mengaji, ada ustadzah baru semoga kerasan di An Nuur. Tamu pulang setelah Shubuh. Sabtu sore tidak ke kampus karena yang semester lima sudah selesai materinya. Ahad pagi lanjut mengerjakan SIMASBRO, Alhamdulillah selesai sampai tercetak. Tidak jadi ikut di acara Forum PAUD, mungkin tidak akan selesai SIMASBRO saya kalau jadi ikut. Setelah Dluhur tidur sebentar dan mulai hari inilah terasa PUSING. Setelah Ashar tetap saya usahakan berangkat ke kampus bertemu dengan dua orang lagi mahasiswi semester 3. malam hari mulai terasa pusingnya.
Senin, tidak puasa selain masih terasa pusingnya, karena akan mantenan ke Blora juga. Lalu cek tekanan darah atau tensi di tempat pertama 100/70. Syukurlah normal pikir saya, berarti mungkin hanya kurang istirahat saja, dan berangkat ke Blora. Malam hari masih terasa pusingnya, Selasa ke skolah dan cerita ke ustadzah, minum andro yang pasangannya coffe. Andro sudah saya buka tapi lupa karena ikut webinar Mr. Naff sampai sore hari. MasyaAllah setelah Maghrib pusingnya semakin hebat yang sepertinya berasal dari mata. Lagi-lagi minta abah ambil andro dan coffee, sekalian ambil laptop dan saya minum, Alhamdulillah bisa tidur.
Rabu, 9 Des PILKADA, libur nasional saya pakai masak dan tidak buka laptop. Kamisnya minta tolong abah mengantar ke Pak Krido. Hasilnya? Syukurlah tidak begitu serius meskipun diperiksanya seperti ibuk, jadi agak deg-degan juga. Otot-otot mata saja, kata pak dokter mata. Rencana beli obat di Cepu, lalu mampir di sekolah. MasyaAllah mengapa masih terasa pusing, lalu minta tolong ustadzah ke dokter. Tensi 130/70, lha ini penyebabnya, minum obat sekali semakin berkurang pusingnya. Jumat masak sayur bobor, ibuk ke rumah dan sarapan, saya ijin tidak ke skolah. Kata ibuk saya gak usah untuk mikir, di losno wae, bisakah? saya pakai istirahat.
Sebenarnya riwayat pusing ini sudah pernah saya tulis dan hampir satu halaman, namun hilang, ya sudah. Allah SWT memenag tidak ingin saya marah atau emosi, atau menyalahkan orang lain. benar juga periksa ke tempat lain sudah beda lagi, sudah turun, malah kurang, 90/50. lalu cek lagi setelah beberapa hari 117/70, cek lagi tempat beda 90/59, cek lagi 120/70 dan tadi malam 90/60.
Ya Allah, saya jalani dengan ikhlas dan sabar semoga bisa menambah kedekatan saya denganMu Ya Allah...Aamiin
Minggu, 27 Desember 2020
"Guru TK Inspiratif" di HGN 25 November 2020
Rabu pagi 25 November 2020 baru membuka HP saya yang lowbat karena sampai tak tampak gambarnya semalam. Charger masih tertancap di HP. Deretan warna hijau entah berapa chat yang masuk mulai saya buka satu persatu.
Undangan menghadiri upacara HGN dan HUT PGRI ke-75 di SDN Purwosari 3 yang ternyata sudah sejak tadi malam dan masuk di tiga nomor. "Mohon nanti WAJIB hadir dalam Upacara HGN di SDN Purwosari 3," begitulah bunyinya. MasyaAllah, terus bagaimana acara yang telah terncana? Lalu mecoba berargumen, namun malahan dikirimi lagi Surat Edaran yang merupakan tindaklanjut dari SE Disdik kabupaten Bojonegoro. Yaa, begitulah sangat sering saya dihadapkan pada suatu pilihan dalam hal apapun.
Ya sudahlah dengan berbagai pertimbangan akhirnya mengutamakan yang upacara. Cukup hikmat upacara yang beru pertama kali diadakan oleh Korwil Pendidikan Kecamatan Purwosari Bojonegoro ini. Menurut info, persiapannya pun mendadak sehingga group koornya juga spontanitas.
Alhamdulillah, di akhir rangkaian upacara telah disebutkan dalam sederetan penerima penghargaan di tingkat kecamatan. Sebagai Guru TK Inspiratif, begitulah nama saya disebutkan. Apakah saya telah layak disebut demikian? Telah menginspirasi orang lainkah saya? Terlepas layak atau tidak, yang jelas harus bersyukur dan sangat bersyukur. Tentunya sudah dipertimbangkan dari berbagai hal dan dengan berbagai pihak atau pejabat terkait.
Okey, marilah kita lihat apa sebenarnya arti dari kata INSPIRASI. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) artinya adalah sebuah ilham. Maksudnya adalah ilham yang datang pada pikiran manusia dan akhirnya melekat pada jiwa atau hati manusia, akan tetapi inspirasi biasanya justru datang ketika ada rangsangan dari luar diri manusia.
Sedangkan pengertian secara umum (mbah google.com, hehe..) adalah suatu proses yang mendorong manusia atau merangsang pikiran manusia untuk melakukan suatu tindakan, terutama untuk melakukan tindakan yang berhubungan dengan sesuatu yang kreatif. Inspirasi biasanya dirangsang untuk melakukan tidakan setelah kita melihat, mendengar atau merasakan sesuatu yang ada di sekitar kita. Terutama sesuatu yang menyentuh, sehingga memunculkan sebuah inspirasi dalam pikiran kita.
Inspirasi bisa muncul dan didapatkan ketika seseorang membaca buku, melakukan aktivitas dalam kegiatan sehari-hari, menyendiri, mengamati perilaku seseorang, melihat lingkungan sekitar, melihat sebuah pemandangan dan bentang alam, menonton film, menulis, menggambar dan lain sebagainya.
Pengertian dari google tersebut pernah saya alami ketika mengikuti tantangan 30 hari menulis di sebuah blog. Alhamdulillah semakin hari semakin merasakan kemudahan memperoleh inspirasi sebagai bahan tulisan. Nah, mengapa yang sudah mulai tertanam menulis setiap hari suatu hal yang positif untuk mengembangkan kemampuan menulis namun tidak dilanjutkan? Ya, tentunnya ingin dan ingin, akan tetapi ada banyak hal yang mungkin belum bisa memilah dan memilih mana yang menjadi skala prioritas untuk didahulukan untuk dikerjakan. Manajemen waktu pribadi juga menjadi salah satu bahan MUHASABAH di tahun 2020.
Bismillah dengan penghargaan ini semoga bisa memacu diri untuk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat untuk orang lain. Aamiin.
Khoirun Naas Anfa'uhum lin Naas.
(melanjutkan tulisan dari tanggal 29/11/2020)
.
Rabu, 25 November 2020
Serangkaian aktivitas dari awal November 2020
Semoga Allah meRidloi semua aktivitas kita semua...Aamiin
Senin, 2 November 2020/16 R.Awal 1442
Penjelasan Teknis Kegiatan PUKA (Pelatihan & Uji Kompetensi Asesor ) untuk peserta tahap 3 dan 4 jam 19.00 WIB-selesai
BIOGRAFI dan AUTOBIOGRAFI
Resume ke -22
" Tulislah
yang menginspirasi dan ada nilai edukatif"
"Tidak ada perkara besar yang bisa diselesaikan dengan tidak disiplin
dan konsisten" (Suparno, S.Pd,M.Pd)
Biodata
Nama : SUPARNO,
S.Pd.,M.Pd
TTL: Magetan 25 Juli
1966
Alamat: Desa Pojoksari
RT 21 RW 3 Sukomoro Magetan.
Karir, menjadi
Guru 25 th.
Kepala Sekolah
5 tahun
Pensiun insya Allah
2026
Prestasi yang pernah
dicapai;
Lulus terbaik D3 IKIP
Surabaya tingkat jurusan th 89.
Lulus terbaik tingkat
jurusan S1. Universitas Wima
th 1996.
Guru Berprestasi Tingkat
Kabupaten tahun 2011 Juara 2
Narasumber Nasional Guru
Pembelajar 2016 s.d 2018
Jejak Literasi;
1. Perjuangan Hidupku, Telaga ilmu,
2019.
2. Pranatacara lan
Pamedhar Sàbda
3. Potret Desa
Pojoksari
4. Permasalahan BK di
Sekolah.
5. Catatan harian
seorang Kepala Sekolah
6. Catatan Kepala
Sekolah.
Bapak Suparno sebagai
alumni dari gelombang tiga, memilih materi tentang menulis biografi dan
autobiografi adalah dari pengamatan
Beliau dari berbagai materi
yang belum disampaikan oleh narasumber
dalam gelombang 16 ini.
Tentang Menulis Biografi dan Autobiografi
Biografi berasal dari kata biography artinya
riwayat hidup. Sedangkan autobiography
adalah riwayat hidup
yang ditulis sendiri. Autobiography kb. (j. -phies) riwayat hidup yang ditulis
sendiri.
Bapak Suparno
berpendapat, bahwa menulis buku
autobiografi adalah tingkatan
menulis yang paling mudah ,
karena semuanya sudah dialami
atau dilakukan. Jadi menulis
apa yang kita
lakukan, yang kita rasakan, yang
kita pikirkan, yang kita
impikan, dan yang kita hayalkan. Sedangkan menulis novel termasuk
apa yang kita hayalkan atau fiksi, sehingga menulis
fiksi agak sulit karena
tidak dilakukan.
Dalam menulis buku biografi tidak harus hebat dulu, riwayat hidup dari kesederhanaan, kejujuran, keikhlasan , kedisiplinan, pengorbanan bisa diangkat jadi topik yang menginspirasi. Kalau tidak ada yang baca setidaknya murid murid atau anak cucu di kelak kemudian hari
Manfaat menulis
biografi menurut Bapak Suparno
1. Mengabadikan riwayat
hidup kita, sehingga kalau
kita sudah meninggal
anak cucu kita, akan
mengetahui bahwa kakeknya
dulu semasa hidup di dunia
ceritanya begini.
2. Dari pengalaman
yang baik pada diri kita bisa menjadi
pembelajaran bagi orang
orang setelah kita. Sehingga menjadi
ilmu jariah bagi kita.
3. Menjadi motivasi berprestasi
bagi kita, karena suatu
saat ingin menambahkan riwayat hidupnya
menjadi cerita berprestasi
lainnya.
4. Rasanya rugi segudang
prestasi yang anda miliki
kalau tidak dituliskan akan lenyap
ditelan jaman.
5. Menulis buku autobiografi
adalah tingkatan menulis yang paling mudah , karena semuanya sudah
dialami atau dilakukan.
Kriteria buku biografi
yang baik menurut Beliau juga
adalah
1. Buku yang selesai dituliskan
dan diterbitkan.
2. Buku yang ada nilai
edukatif
3. Buku yang
menginspirasi pembaca untuk mengambil keputusan yang
membuat orang
melakukan
terbaik tindakan dan perilakunya
4. Ada prestasi yang menginspirasi
Tips Memulai Menulis Biografi ala Bapak Suparno :
Awali dengan
membaca biografi orang orang ternama,
maka akan terinspirasi
mengenai gaya penulisannya, lay
outnya, dan cerita cerita
apa yang penting dituliskannya.
Minimal membaca dua buku
biografi, lebih banyak lebih baik
sehingga bisa membandingkannya
mana yang lebih disukai.
Cerita Bapak
Suparno saat menulis buku Autoiografinya
Ø
Membaca Buku
“Saya sebelumnya
membaca biografinya pak Chairul
Tanjung Si Anak Singkong. Kemudian
buku teman saya
seorang kepala sekolah judulnya Transformasi Kehidupanku. Bapak Chairul
Tanjung alumni SMP dan
SMA Labschool, sekolah
dimana Omjay mengajar
sekarang, sekolah terbaik saat itu. Chairul Tanjung
termasuk 10 orang terkaya
di Indonesia. Dua buku ini
saya baca tuntas”
Ø Menulis Outline.
"Inilah
contoh outline dari
buku saya yang berjudul Perjuangan Hidupku. Buku
ini setebal 173 halaman. Saya tulis
dalam 1 bulan. Karena semuanya pernah
saya alami, maka tulisannya
mengalir seperti aliran sungai
yang jernih di gunung yang belum
tersentuh tangan jahat manusia."
Ø membuat jadwal menulis
"Misalnya setiap hari saya harus menulis satu judul. Dan kita harus disiplin dan konsisten dengan jadwal itu. Tidak ada perkara besar yang bisa diselesaikan dengan tidak disiplin dan konsisten.
Setelah buku ditulis selanjutnya diedit, jangan lupa mintakan
pendapat teman untuk
diedit ulang. Setelah itu kirimkan
ke penerbit. Pilih penerbit mana
yang menurut penjenengan
bisa mengantarkan buku
anda untuk banyak
dibaca atau dibeli
orang. Cavernya dibuat yang baik
sehingga
"menjual".Tunggu 15
hari buku anda sudah
jadi.
Di
dalam buku autobiografi tidak usah
dicantumkan daftar pustaka,
karena di dalamnya berisi riwayat
pengalaman hidup pribadi. Seperti halnya
novel juga tidak dicantumkan daftar
pustaka. Karena termasuk cerita
fiksi yang terlahir dari
daya imajinasi penulis.
Bapak Suparno, Tentang
Menulis dan Penulis
v menulislah apa yang kau
kuasai, karena yang dikuasai
maka kualitas tulisannya
menjadi lengkap, detail dan
berbobot.
v menulislah yang kau
sukai, karena yang disukai maka
menulis itu merasa enjoy,
senang sehingga kegiatan
itu dilakukan secara
terus menerus sehingga pekerjaan
menulis cepat selesai. Karena yang disukai
maka menulis itu
nelibatkan rasa dalam hati
sehingga bahasanya juga enak
dibaca dirasakan dalam hati pembaca.
v Penulis itu
memang orang hebat,
orang luar biasa. Pemikirannya
pasti melampaui kebanyakan manusia. Penulis itu pengetahuannya mendalam sedalam samudra , memiliki wawasan
yang luas , seluas jagad
raya.
v penulis hebat
pasti memiliki kegemaran
membaca. JK Rowling penulis buku
Harty potter sejak masa
kanak kanak sudah menjadi
kutu buku, karena
difasilitasi oleh orang tuanya. Pada usia 11 tahun sudah menulis buku.
v Penulis itu kadang kadang dianggap
sebagai orang aneh. Kadang
rela bajunya sedikit,
rumahnya sederhana, mobilnya
sederhana, tapi bukunya
banyak.
Bapak Suparno juga menyampaikan
bahwa istri dan anaknya
juga menulis, semoga bisa untuk memotivasi calon penulis di gelombang 16 ini.
Inilah buku tulisan istri
Beliau :
Ini buku novel putra Beliau, pernah difilmkan di sekolahnya dapat juara 2
dan yang berikut adalah buku-buku karya Bapak Suparno :
Alhamdulillah, seperti mendapatkan semangat lagi untuk mewujudkan mimpi saya, yaitu membuat autobiografi. Sudah beberapa tahun berlalu, di mana ada keinginan di saat milad saya, akan menghadiahi diri saya sendiri dengan karya sendiri.
Ada hikmahnya tertunda,
karena memang saya harus dapat ilmunya terlebih dahulu, dan Allah SWT menaqdirkan
melalui kelas menulis ini. Terimakasih bapak Suparno, OmJay dan bu Aam yang
telah memfasilitasi untuk mendapatkan ilmu ini. Teriring do'a jazaakumullah khairan katsiira.
Kamis, 26112020/R. Akhir 1442
Alhamdulillah, satu demi satu semoga terbaca, tertulis dan terpublikasi di blog saya.
Tidak ada kata terlambat untuk melakukan hal yang baik.
Bismillah, melengkapi resume sampai minimal 20. Semoga Allah SWT meRidloi. Aamiin
Minggu, 01 November 2020
Senin, 26 Oktober 2020
Ayo Terbitkan Buku dari Resume atau NgeBlog
Alhamdulillah malam ini peserta
Pelatihan Belajar Menulis mendapatkan nutrisi semangat lagi untuk terus menulis
dan akhirnya menerbitkan buku. Disampaikan oleh narasumber yang sudah tidak
asing lagi namanya di group ini, Brian Prassetyawan. Sudah kenal kan? Ya,
meskipun baru kenal lewat dumay atau dunia maya.
Namun malam ini Beliau akan membahas hal-hal yang perlu diperhatikan
saat menyiapkan kumpulan resume untuk menjadi naskah buku. Dengan tujuan menjelaskan
kalau mungkin ada yang masih bertanya-tanya, bagaimana kelanjutan
proses penerbitan buku jika sudah menyelesaikan 20 resume. Apakah harus melalui
penerbit yang ditentukan pelatihan belajar menulis,atau bagaimana ? Lalu
bagaimana menyusun kumpulan resume dalam bentuk format buku ?
Pak Brian Berbagi Cerita tentang
Awal Menulis Buku
Namun sebelum membahas
tentang hal di atas, Pak Brian ingin
sedikit sharing tentang awal mulanya menulis buku
Berawal dari ngeblog
sejak tahun 2009. Namun keinginan untuk membuat buku baru muncul pada akhir
2013. Keinginan tersebut masih ada jejak digitalnya,yang saat itu ingin menerbitkan buku pada 2014.
Bisa dilihat di: https://www.liputan6.com/citizen6/read/782602/resolusi-2014-mencipta-buku-setahun-satu
Pada tahun 2019 pak Brian mulai bangkit lagi karena tidak sengaja menemukan hashtag di Instagram tentang penerbit Indie. Terbukalah dalam benaknya bahwa menerbitkan buku sekarang lebih mudah dan banyak pilihan dengan adanya penerbit indie.
semangat muncul kembali
dan menyelesaikan naskah hingga akhirnya pada Oktober 2020 mengirim naskah buku
pertama ke salah satu penerbit Indie.Perlu
waktu 3 bulan untuk menunggu sampai buku terbit. Akhirnya pada akhir Januari
2020, buku pertama saya terbit.
Setelah buku pertama
terbit, barulah ketemu dengan grup pelatihan belajar menulis. Ketika itu
memasuki gelombang 4. Pak Brian merasa senang sekali berada satu grup dengan
guru-guru yang juga suka menulis. Semangat menulis menjadi berkali-kali lipat
hingga menerbitkan buku solo pada Mei dan Juni 2020
ini buku kedua (Mei 2020)
Ini buku ketiga (Juni
2020)
Penjelasan Pak Brian
kepada peserta gelombang 16 dalam Menerbitkan Buku
Pak Brian mengatakan
bahwa para peserta ini beruntung bisa
bergabung di grup ini. Banyak informasi yang akan didapatkan dalam mnerbitkan
buku
1.
Peserta tinggal pilih mau menerbitkan buku
dimana dan mendapat bimbingan.
2.
Pelatihan belajar menulis tidak menentukan
penerbit tempat para peserta menerbitkan buku. Silahkan bebas memilih penerbit.
Pertemuan sebelumnya sudah ada Cak Inin dari Kamila Press dan Pak Thamrin
Dahlan dari YPTD. Sudah tahu kan ketentuan/persyaratan dari tiap penerbit
tersebut?
3.
Maka yang sebaiknnya dilakukan adalah
memahami betul ketentuan tiap penerbit dan memilih yang cocok
4.
Format naskah buku tidak ditentukan dari pelatihan belajar menulis, tapi
menyesuaikan penerbit yang dipilih. Karena bisa saja antar penerbit beda format
settingannya
5.
Dua puluh tulisan resume digabung dalam satu file microsoft word
6.
Pak Brian juga memberikan pilihan yaitu
menerbitkan buku lewat Beliau
Bekerja sama dengan sebuah penerbit indie.
Contohnya, penerbit ini telah menerbitkan bukunya bu Aam.
Pertama,
20 tulisan resume digabung dalam satu file microsoft word. Nah settingan file
microsoft word ini perlu disesuaikan dengan format penerbit.
Kalau
format penerbit rekanan pak Brian sbb :
Ukuran
kertas A5 (14x20cm)
Huruf
times new roman, ukuran 12
Spasi
1,5
Margin
2 cm semua
Paragraf
rata kiri-kanan (justify)
Kemudian masukkan juga kelengkapan naskah
dalam file naskah kumpulan resume
Kelengkapan naskah yaitu:
cover ( judul buku dan
nama penulis saja), kata pengantar, daftar isi (tanpa nomor halaman), profil
penulis, sinopsis (3 paragraf. Masing-masing paragraf 3 kalimat)
Urutannya:
Cover
Kata
Pengantar
Daftar
Isi
Isi
naskah
Profil
Penulis
Sinopsis
Semuanya dalam satu file.
Tidak dipisah-pisah menjadi beberpa file. Jika sudah siap, silakan kirim ke WA pak
Brian
Untuk di penerbit rekanan
Beliau, tidak ada batas minimal jumlah halaman. Hanya 30 halaman A5 saja tetap
diterbitkan. Kalau resume ini nanti pasti lebih dari 90 halaman A5. Jadi tidak
perlu ragu pada resumenya masing-masing
Untuk menerbitkan di
penerbit rekanan Beliau biayanya Rp. 300.000
Penulis mendapat
fasilitas penerbitan:
Desain
cover
ISBN
Layout
Edit
ringan
2
Buku bukti terbit
E-Sertifikat
Rinciannya
sebagai berikut :
1.
Biaya pracetak (Lay out, ISBN, cover, editor): Rp 300. 000,00
2. Waktu yg dibutuhkan hingga terbit kurang
lebih 1 bulan
3.
Biaya per bukunya harga cetak per buku
tergantung jumlah halaman. Sebagai gambaran: 100 halaman A5 = 33.250
4.
Kualitas kertas, jilid dll Kualitas
seperti penerbit pada umumnya. Kertas bookpaper 57 gram, jilid lem panas
5.
Cover : soft cover bahan art carton 260 gms,
binding, laminating glossy Wrapping plastik
Beberapa hal penting
terkait dari resume menjadi buku
Saya rangkum dari hasil
tanya jawab, diantaranya sebagai berikut:
Jika motivasi dari diri
sendiri, ada kemungkinan akan naik-turun. Maka sebaiknya ikutan komunitas,
seperti pelatihan belajar menulis ini. Untuk percaya diri, Pak Brian banyak
membandingkan buku-buku dari berbagai penerbit indie. Ternyata isi tulisannya
tidak harus yang berat-berat. Tulisan tentang keseharian saja bisa diterbitkan.
1. Paragraf jangan berisi
terlalu banyak kalimat
2. Mulailah membiasakan
membuat kalimat yang pendek-pendek. Kalimat panjang cenderung akan membingungkan
Di group ini ada 4
penerbit.
1.
Kamila Press: Cak Inin
2.
YPTD: Pak Thamrin Dahlan
3.
Gemala: Brian
4.
Oase Pustaka: Bu Kanjeng
Dalam penyusunan resume
untuk diterbitkan buku, tidak ada batas waktunya. Sederhana saja, 20 resume digabung jadi satu dan dirapikan.
Ditambahkan kelengkapan naskah. Baca ulang lagi + edit, selesai.
Pelatihan ini menyediakan
30 pertemuan. 20 resume batas minimal saja. Kalau membuat lebih dari 20 ya
lebih bagus
Langkah awal untuk
menjadi penulis buku antara lain adalah ikut komunitas menulis seperti
pelatihan belajar menulis ini. Lalu rajin menulis di blog. Kumpulan tulisan di
blog bisa dibukukan. Ini adalah konsep yang diterapkan Om Jay.
Maka itulah gunanya blog.
Menampung tulisan-tulisan kita. Kalau sudah banyak, kita tinggal pilih-pilih
tulisan mana yang mau dibukukan
Pada dasarnya Pak Brian tidak punya hobi menulis. Namun sejak ngeblog,
hobi menulis menjadi muncul. Beliau mempelajari tentang menulis secara otodidak
lewat internet atau buku. Maka sebenarnya Beliau pun masih perlu banyak belajar
tentang menulis. Untuk di grup 16 ini ada Pak Opin dan Pak Rizky, rekomendasi
dari Beliau.
Rencana selanjutnya, blog
Pak Brian www.praszetyawan.com akan
dibuat jadi 5 buku. Lalu mengajak siswa kelas beliau menerbitkan buku antologi.
Ada mimpi juga untuk membentuk komunitas guru penulis Jakarta. Semoga semuanya
terwujud Pak Brian...Aamiin
Nah, saatnya Pak Brian
memberikan kesimpulan pelatihan belajar menulis malam ini.
Sekarang ini menerbitkan buku semakin mudah.
Tulisan apapun bisa diterbitkan. Ditambah lagi bapak/ibu sudah bergabung dengan
grup ini. Jalan yang harus dilewati untuk menerbitkan buku semakin jelas dan
terbuka. Maka mari tuntaskan sampai buku terbit. Jangan berhenti di satu buku.
Mudah-mudahan berlanjut menerbitkan buku kedua, ketiga, dan seterusnya
Alhamdulilah...
Terimakasih
Pak Brian atas penjelasan semuanya, terutama yang berhubungan erat dengan yang
telah dilakukan para peserta di setiap Senin, Rabu dan Jumat malam. Jadi ada
jalan terang untuk mewujudkan mimpi menerbitkan buku. Aamiin
Malam 21 Ramadan 1447 H
Alhamdulillah...bertepatan dengan Hari Selasa, 10 Maret 2026, dari pagi berusaha untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang t...
-
Alhamdulillah, semoga bisa Istiqomah hadir dalam majlis ilmu seperti ini, Aamiin Sebagaimana pesan
-
TPA-KB-TK Islam An Nuur "Kreativitas Rekapitulasi Absensi Harian" Alhamdulillah sejak diberi instruksi oleh Korwil Pendidikan kec...
-
Alhamdulillah.... Tahun Baru Masehi bertepatan dengan bulan Rajab. Salah satu bulan yang merupakan empat bulan mulia, yaitu Dzulqa'dah, ...

















